Selasa, 30 Oktober 2012

Puisi Untuk Teteh

23 September 2012


Kata mereka, yang bersinar kelak ada masanya pudar
Yang berdenyar akan ambyar
Yang sangar akan gentar
Yang telah berikrar akan ingkar
Kemudian kepercayaan diselewengkan
Para begawan terkapar di peraduan
Beratus preman cengengesan
Namun tak usah lah risau kau pikirkan
Semoga kelak kau tak salah haluan
Tak termakan arogan, tetap tahan budiman
Hati dan rupa, kecantikan yang tak termakan jaman
Ini doaku untukmu, Nurul Lathifah Zaman

--F. R. Fikri

Sebuah kado ulangtahun yang terlambat juga buwat Teteh hehehehe. Semoga suka yaa Teh. Semoga selalu teringat pada dirikuh :*

Puisi Untuk Nila

28 Juni 2012


Aku ingin aku selalu ada dalam ingatmu
Yakinlah saat dunia dan dirimu berseteru
Aku akan ada untuk menyelamatkanmu
Hapuslah segala ragu

Aku percaya suatu hari nanti
Kau sanggup membuat malaikat iri hati
Tidak, ini bukan alegori pun konotasi
Ini doaku untukmu, Nila Kusumawati

--F. R. Fikri

Peyuk tiyoom Nila (ʃƪ ˘з˘)
Semoga kelingan aku terus yaaaaaa :)

Puisi Untuk Fatma

21 Agustus 2012


Mungkin aku tak pernah bercerita padamu bagaimana aku melihat senja
Tapi aku yakin kau paham betapa indahnya
Menatap tenggelamnya surya di ufuk sana
Ditelan saga akan merah jingga
Sempatkah kau meluangkan waktumu tiap hari untuk menatap senja berlama-lama?
Sekedar mengagumi karya emas Yang Maha Pencipta
Kamudian kau akan terpukau, pun terkesima
Menakjubkan, bukan?
Satu yang aku percaya
Kelak kau akan seindah senja
Ini doaku untukmu, Fatma Rahmia Martarizka

--F. R. Fikri


Hehehehe, sori yo Ma nek puwisine elek.. Gek kado ultah sing telaaaat banget neh heheheheh --v
Semoga nama Denna akan selalu terkenang dalam ingatmu :D :*

Kemudian Kutemukan Kamu

Mungkinkah seseorang jatuh cinta pada kenangan? Sebegitu dalamnya, sampai enggan untuk beranjak dari masa lalu?

Tiap aku berangkat ke tempat kerjaku, yang kulihat hanya kenangan itu. Kenangan akan aku dan dia. Kota ini merupa saksi bisu memori kami berdua. Hampir tiap jengkal pelosok kota ini sudah kami arungi berdua seakan tak ada tempat yang belum pernah kami datangi bersama. Dan kurasa aku telah jatuh cinta pada kenangan itu. Ini tak bisa kujelaskan dengan logika, namun benar adanya. Aku tak bisa melihat yang lain. Masih selalu dia. Seakan aku telah terbutakan oleh sosoknya. Betapa aku sesungguhnya telah putus asa dengan semua. Tetapi aku bisa apa?

Hari itu hari Jumat. Dan seperti biasa seusai kerja aku mengemudikan mobilku menuju suatu kafe. Suasana kafe itu sedang lenggang. Hanya ada segelintir orang di sana. Aku memesan segelas Iced Peppermint Mocha kesukaanku, kemudian duduk di pojok. Dan, di sanalah ia.

Seorang gadis dengan rambut shaggy yang acak-acakan namun malah membuat wajahnya lebih manis dan mempesona. Ia memakai kacamata kotak merah maroon dan mengenakan sweater berwarna biru tua. Alisnya berkerut menatap laptop di depannya. Auranya seolah---tidak, auranya benar-benar menyedot seluruh perhatianku. Aku hampir tak berkedip memandanginya.

Kemudian telah kutemukan diriku berjalan ke arahnya dengan membawa segelas minumanku.
“Permisi,” aku berdehem. Ia mendongak dan menatapku bingung. 

“Ya?”

Can I sit here, and maybe have a little talk with you?” kataku, tersenyum. Ia mengerjap, namun kemudian segera mengangguk. 

Yes, please,” dan ia balas tersenyum manis sekali.

Setelah itu yang aku tahu, aku beranjak dari jatuhku pada kenangan. Kurelakan kenangan itu mengambang untuk kemudian melayang jauh. Aku lepaskan. Aku ikhlaskan. Karena kini telah kutemukan kamu...

Aku (((bergetar))))

Aaaaand... Just got my proofread of my book! Alhamdulillaaah! Ebuset gila nggak tuh akhirnya berhasil juga nerbitin sebuah buku!! Daftar jadi anggota NulisBuku udah hampir dua taon dan baru sekarang bisa nerbitin buku ha ha ha --" Emang sik cuman kumpulan cerpen & flashfiction, dan dengan self-publishing.. But still!! SOOOO EXCITED!!! SOOOO GLAD!!! SOOO HAPPYYYYYY!!!!! :D

Jadi semangat pengen nulis teruuus.. :) Karena selalu tertohok dengan kata-katanya NulisBuku juga.. Pengen jadi penulis, tapi nggak pernah mulai nulis ya sama aja bohong. Sia-sia. Aku reti og tulisanku isih adoooh biyanget seko 'apik'... Maka dari itu aku bakal terus mengasah kemampuan menulisku. I will, and I believe I can be better and better. Doaken yaaa :D

Forget all the rules. Forget about being published. Write for yourself and celebrate writing. --Melinda Haynes


Scribo ergo sum. Aku menulis, maka aku ada :) Semoga seterusnya aku bisa terus berkarya. Aamiin yaa rabbal 'alamiin! Oh, and, here's my babyyy!!!! :') <3

Mau beli? Klik di sini :)

Minggu, 28 Oktober 2012

Pertama Tiap Pagi

Yang pertama kali kamu lakukan tiap pagi adalah menyiram bunga-bunga di kebun ibumu
Selalu, kamu lah yang pertama kali terjaga di antara kesemua anggota keluargamu
Aku saja tak bisa bangun lebih pagi darimu
Itu mengapa untukku kamu begitu istimewa
Seistimewa secangkir teh chamomile kesukaanku
Mengapa secangkir teh?
Karena yang pertama kali aku lakukan tiap pagi adalah menyesap secangkir teh chamomile buatan ayahku yang sudah merupa candu
Yang tak pernah lupa kusuntikkan ke pembuluh darahku
Seperti halnya menyiram bunga di kebun ibumu
Aku, kamu, dua yang tak jemu memujakan satu sama lain


Welcome to the rhythm of the night . There's something in the air you can't deny. --Owl City

Jumat, 26 Oktober 2012

Some Cool Vids For The Weekend

So here's my collection of some awesome vids for the weekend! Check 'em all out! Cheers ;)

 
Tron Dance

 
London Olympics 2012 opening with Rowan Atkinson

 
Rockelbel's Canon by The Piano Guys

 
Hi-D!! live by DEPAPEPE


Paper Wars by Ed Skudder


Kamis, 25 Oktober 2012

source: weheartit.com

Cintaku, kelak akan mewujud secangkir kopi yang kau sesap setiap pagi. --Denna

Aaamiin :)

Rabu, 24 Oktober 2012

Sepucuk Surat

Untukmu yang selalu kukasihi,

Matamu kerap kali basah akan kenangan. Jangan kau kira aku tak tahu saat dirimu tersenyum diam-diam memandangi selintas memori dalam benakmu, kemudian matamu yang indah itu mengembun oleh sendu. Pun kau kira aku tak sadar, saat mulutmu mengucap apalah itu yang orang sebut-sebut sebagai 'cinta' padaku, namun dalam matamu selalu dia di sana. Aku bukan kerbau dungu, Ranti. 

Entah sudah berapa juta kali terlampaui untukku berusaha merebut hatimu, tetapi buatmu dia masih satu-satunya. Tahukah kau bagaimana rasanya terajam belati cemburu, kemudian tertusuk sepisau pilu, karenamu? Tentu saja tidak. Yang kau tahu hanya segala tentangnya. Kau bahkan tak tahu apa warna mataku, ya kan, Ranti? Karena selama tiga tahun ini kau tak pernah benar-benar menatap ke dalam kedua bola mataku. Coba saja kalau kau lakukan itu, mungkin kau akan tahu seberapa dalam lukaku.

Ranti, aku tahu aku bukan dia dan tak akan mungkin bisa menjadi dia. Tapi tak bisakah kau membukakan hatimu untukku, sedikit saja?



Yang teriris sepi dan pedih karena ketiadaan akan kamu di sisi,
Reno.

Senin, 22 Oktober 2012

Distopia - Melancholic Bitch



source: weheartit.com

Berdua semesta kita, bersama kereta kita
Kereta mengantar kita menuju semesta berdua
Bersama-sama kita, bersama selama-lamanya, bersama-sama selamanya



Katakanlah jika aku Israel, kau Palestina; jika aku Amerika, kau seluruh dunia; jika aku miskin, kau negara; jika aku mati, kau kematian lainnya. --Melancholic Bitch
 
Free Website templatesFree Flash TemplatesRiad In FezFree joomla templatesSEO Web Design AgencyMusic Videos OnlineFree Wordpress Themes Templatesfreethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree Web Templates