Selasa, 26 November 2013

Arsitektur Hujan, page 11


lately I've watched those blahblah whatevs (((SPOILER ALERT)))

Source: Google

Ah... Rasanya baru kemaren aku nonton Drinking Buddies ini. Cen lagi 2 dino kepungkur, Deeeeeen. Aku tertarik nonton karena liat seseorang ngetwit di TL tentang film ini. Langsung deh masukin list donlot dan aku tonton hari itu juga.

Film in bercerita tentang Kate, pegawe sebuah perusahaan bir yang akrab banget sama rekan kerjanya, Luke. Pokoknya mereka itu klop, nyambung, dan cocok (sebenernya) buat satu sama lain. Apalagi mereka sering banget saling flirting waktu bercanda. Sayangnyaaaaa, masing-masing udah punya pacar. 

Mungkin karena kebiasaan bercanda yang sampe akrab banget itu ya, mulai tumbuh perasaan yang lebih. Walopun nggak secara eksplisit dinyatakan dalam film ini, banyak banget clues yang mengarah ke hal itu. Yaaaa yang nonton pada bisa menyimpulkan sendiri lah. Apalagi chemistry Olivia Wilde sama Jack Johnson di film ini terasa kentel banget. Film ini menunjukkan batasan-batasan antara persahabatan dengan lawan jenis dan perasaan sayang lebih dalam yang tumbuh dalam kebanyakan hubungan seperti itu, tetapi film ini tetap berpegang pada realitas yang ada, hasilnya adalah film ini menurutku sangat logis.

Dalam film ini bukan cuma Kate sama Luke aja yang disorot, hubungan mereka sama pacar mereka juga ditampilkan secara lugas dan feels so real. Yah, related to real life, lah pokoknya. Luke sama Jill (pacarnya) yang lagi galau sama urusan pernikahan. Kate sama Chris yang akhirnya putus karena ketidakmampuan mereka mengatasi perbedaan (uwopo) dalam menjalani hubungan. Dan lain-lain.

Friendzone memang tema yang sangat common dan cliché, tapi fenomena itu memang nyata dan banyak banget terjadi di kehidupan kita. Dan Drinking Buddies dengan sukses mengolah dan menyajikan tema itu secara apik, dewasa, natural, dan dalam pace yang tepat; nggak terlalu cepat tapi juga nggak terlalu lambat. Kereeeen lah. Bagian favoritku adalah ending scene!! Hwoiya, jadi pengen mengutip satu quote:

A guy and a girl can be just friends, but at one point or another, they will fall for each other... Maybe temporarily, maybe at the wrong time, maybe too late, or maybe forever.”  --Dave Matthews Band

Terus sebelumnya aku juga udah nonton Percy Jackson: Sea of Monsters.

Source: Google

Sebage orang yang sudah membaca seri Percy Jackson sampe selese, aku merasa sedikit kecewaaaaaa. Ya ya ya, tentu saja karena filmnya beda sama novelnya. Dan menurutku beda jauh -_- Tapi ya nggak papa lah, yang penting bisa nonton visualisasi dari serial Percy Jackson.

Di sini Annabeth ganti warna rambut, terus pemeran Chiron juga ganti. Mungkin karena jarak film pertama sama kedua ini 3 taun ya. Mungkin. Walopun begitu, film ini juga masih termasuk worth-to-watch kok. :)

Then sebelumnya lagi, aku nonton We're The Millers.

Source: Google

Ini film komedi keluarga yang ringan tapi buat aku tetep berasa fresh and witty. Ceritanya tentang empat orang yang punya latar belakang beda-beda tapi terpaksa kudu menyamar jadi sebuah keluarga yang terlihat normal. Wa pokokmen ndagel! :))))) Wooooiya, bagian favoritku di film ini juga bagian ending-nya!! Sebenernya bukan ending sih, tur bagian bloopers-nya mehehehehe. Marai mimbik-mimbik tenanan. Etapi cuman para fans Friends aja yang bakal dapet feel-nya. Schweet 8'))

Humhumhum satu lagi nih... Walo udah agak lama aku le nonton.

(unofficial poster) Source: Google


Film ini dibintangi Sandra Bullock dan Melissa McCarthy (The Hangover III). Esumpeeeeee Sandra Bullock kaga ade matinye! She's not aging, still beautiful as always! Aktingnya di film ini goblos banget deh yakin. Apalagi kombinasi dia sama Melissa McCarthy yang notabene emang seorang komedian. Pokoknya isine mung pekok-pekok an. Begitu menghibur sekali turah-turah iki film. Monggo ditonton! :D

Iya udah gitu aja. Soalnya yang masih fresh cuman Drinking Buddies, yang laen udah tidak marai menggebu-gebu nge-review muahahahaha. Yang pasti sih film-film di atas recommended. Sila segeraken donlot di situs perdonlotan terdekat! Just sit back, ignore your problems for a moment, and enjoy~

Rabu, 20 November 2013

Ketahuilah, wahai Asu, bahwa menumbuhkan rasa cinta itu tidak mudah. Bahkan jalan yang paling mudah pun sama sekali tidak mudah. Tetapi kau pergi dan datang sesukamu. --A.S. Laksana (Murjangkung)

Minggu, 17 November 2013

kayu manis dan episode tiga

source: @dcinnamonsband
YAK BETUUUUL! By 'kayu manis' I definitely mean them! :')

Seminggu yang lalu (10/11) aku sama Dian menuntaskan mimpi masa muda kami yaitu nonton live concert-nya D'Cinnamons! TERHARU~~~ 

tiketnyaaaa :3
Malem itu waktu aku nyamperin kosnya Dian, bresssssssssss langsung ujan deres. Jigur tenan padahal aku cuman bawa mantrol satu. Kita ngeyup dulu deh sampe agak reda. Tapi pie-pie o akhirnya kita tep klebus waktu sampe TBY. -_-

Aku lupa sih songlist-nya tapi yang pasti lagu-lagu sakti mereka: Semua Yang Ada, Loving You, Selamanya Cinta, sama Galih dan Ratna dinyanyiin dooooong! Huwawawaw aku (((bergetar))). Satu yang aku gumunin adalah... Waktu mereka nyanyi lagu kebesaran The Friendzoned Army (hayo koe kui contone, Den) yaitu tidak lain dan tidak bukan adalah LOVING YOU, aku tidak merasakan apa-apa kecuali euforia nonton konser. Ngga nylekit sithik-sithik o nang ati. Mimbik-mimbik pun ora lho tuip. Apakah aku sudah terbebas dari kelamnya jurang laknat percintaan dan bisa mulai menyongsong matahari cerah di ufuk timur?!? HAH HAH HAAAAAH?!?!?

Opo sih.

Pokokmen malam itu aku seneng banget bisa nonton mereka secara langsung setelah menggandrungi lagu-lagu mereka ket jaman SMP. Dan tentu saja mereka sangat keren dan mempesona. Sama sekali tidak mengecewakan. Cuman satu sih kurangnya. KURANG LAMAAAAA 8'D

Humhumhum. Okeh. Kemudian seminggu setelah hari itu.......................

HUWOOOOOOH. NGAYOGJAZZ 2013 HOOOON! HWOOOOOOOOH!

Hooh. Taun ketigaku nonton Ngayogjazz iki hon. Tur kok tetep wae piyambakan. Yak. Jadi kan karena sejak tahun 2011 aku rutin nonton Ngayogjazz, taun iki tep rak oleh ketinggalan dong cetho. Setelah taun lalu di Desa Brayut, kali ini masih di daerah Sleman juga yaitu di Desa Sidoakur. 

Aku berangkat ke sana sendirian. Mbuhpie kabeh kancaku sing takjak lagi raiso nek dino kui, yaudah deh mangkat dewean aja. Aku nyampe di sana jam 2 siang, dan waktu dah memasuki wilayah Desa Sidoakur, udan deh! Nyepakke mantrol disik ben le nonton soyo syahdu. Bar kui langsung ngapalin peta dulu biar nggak bingung mau ke mana.

peta venue-nya hon.



Setelah dah cukup apal, aku langsung ke panggung pertama yang paling deket dari tempatku parkir yaitu Panggung Wawuh. Etapi waktu aku di situ yang perform baru aja selesai apa ya. Entahlah. Aku terus lanjut ke Panggung Guyub. Di situ Kesper Percussion lagi perform lagu terakhir. Wuhuuuu asik laaah. Setelah mereka selesai, ISI Yogyakarta mau perform, tapi karena hujan soyo deres break dulu jadinya. Njut aku jalan-jalan lagi nggoleki panggung lain. Sampailah di Panggung Sayuk Rukun dan di situ Kirana Big Band lagi perform. Habis selese nonton mereka aku lanjut ke Panggung Srawung. Pas deh, Blank On 5 baru mau mulai perform. Leyeh-leyeh dulu di situ setelah jalan~

Kesper Percussion (source: @ngayogjazz)

Kirana Big Band (source: @ngayogjazz)
Blank On 5 (source: @Ngayogjazz)

Kembali ke panggung Sayuk Rukun. Jerry Palegrino dah mulai perform dari tadi jebule.

Jerry Pellegrino (source: @ngayogjazz)
Habis Jerry Pellegrino, The Everyday Band bakal perfoooorm! Wuhuhuhuhuiii! Everyday ini pokokmen band wajib mben Ngayogjazz og. Tapiiiii mereka perform-nya jam 16.45 sedangkan waktu itu masih jam 16.00. Yaaaa sama MC-nya disuruh break dulu deh sambil nunggu jam 16.45. Sambil nunggu mereka perform itu aku sempet nonton ISI Yogyakarta, Ketzia, sama Shadu Band perform. Soreku senduuuuuu~

AKHIRNYAAAAA! TIBA SAATNYA MENONTON THE EVERYDAY BAND! Wor wor worrrrrr. Bahahahaha. Yak mereka tentu saja super awesome seperti yang lalu-lalu! \o/

The Everyday Band (source: @pamityang2an)

I was on that crowd 8'))

Mereka membawakan banyak lagu dan lagi-lagi nggak apal songlist-nya mehehehe. Tapi yang pasti ada Surya Kembara, Pelangi Kelabu, A Beautiful Day, sama Kapan Ke Jogja Lagi :'D Standing ovation buat The Everyday Band dan khususnya Mbak Riri yang fabulous! :D

Habis nonton mereka aku menjelajahi desa wisata itu lagi. Sempet mampir Legend juga buat beli coklat panas sama sandwich-nya mehehehehe biar anget. Terus habis itu nonton Oele Pattiselano Trio di Panggung Guyub. Lanjut lagi ke Panggung Wawuh mau nonton MuciChoir. Aku nungguin MuciChoir tampil soalnya mereka mau launching album baru gitu katanya. Duduk-duduk dulu di deket Abang Tukang Bakso tur orak tuku hehehehehe.

MuciChoir! (source: @ngayogjazz)

Album baru Komunitas Jazz Jogja berhasil diluncurkan!


Penampilan MuciChoir ini ja ampuuuuuun mesmerizing banget! Yakin. Kali ini mereka berenam. Baru pertama kali nonton mereka sih, tapi katanya biasanya berlima. Ah yang penting mereka keren biyanget pol mentok. Lagu-lagunya juga ceria dan fun, kayak Gojeg Lesung, Lesung Jumengglung... Two thumbs up buat mereka kemarin malem!

Habis itu aku juga sempet nonton Nana Banana, Chaseiro (band legendaris jaman dulu, kalo kata ibukku sih mereka dulu itu mbahne top pokokmen), trus juga Balikpapan Jazz Lovers. Di sana aku sempet beli 2 album kompilasi Komunitas Jazz Jogja juga yang taun 2011 sama 2012. Lumayan 2 album cuman 80 ewu. Eeee biar bisa ngelingi jaman nom-noman gitu karepe hooon hahahah. Taun depan harus beli kompilasi taun 2013! Hwoooiya ada mas-mas yang pantomim juga di Ngayogjazz kemaren. Ya mereka jalan-jalan dari panggung satu ke yang lain buat lucu-lucuan. Taun lalu ada juga yang pantomim, Jemek Supardi yang legendaris ituuuu.

Eee udah mau jam 9 dan semakin rame aja Ngayogjazz. Jalanan penuh, arus orang jalan juga wuuuuuh padat merayap pokoknya. Atas dasar spekulasi aku memutuskan untuk pulang aja dan nggak nonton sampai acara berakhir daripada nanti keluarnya susah uyuk-uyukan. Jam segitu aja udah rame banget mau keluar tabrakan sama yang mau masuk --" Pulanglah dakuuuuuu... Untung udah nggak hujan sejak habis maghrib, jadi tenang-tenang aja pulangnya.

Walopun sendiri dan nggak poto-poto, aku tetep merasa wareg dengan kebahagiaan dan euforia yang menjalari seluruh tubuh. Pokoknya kemaren itu keren. Kemaren itu sendu. Kemaren itu mlaku-mlaku. Kemaren itu hujan. Kemaren itu ceria. Kemaren itu have fun. Kemaren itu klebus. Dan kemaren itu #Ngayogjazz2013 :)

Aku bernyanyi menelan sepi
Bukan senandung namun merintih
Aku menari telanjang kaki
Akhirnya terjatuh dalam mimpi
Aku tersenyum saat kau pergi
Bukan bahagia namun nelangsa
Melukis tawa hadapi hari
Menepis kelabu dengan pelangi

Berlari mencari mentari
Berlari mencari pelangi.... --Pelangi Kelabu (The Everyday Band)

Selasa, 05 November 2013

sesorean menjelma AKU

Jadi niat awal yang sebenernya meh nonton Pekan Film Yogya di TBY tiba-tiba berbelok drastis dan melenceng jauuuuuuh biyanget. Muehehehehe. Soalnya sempet hujan bentar dan aku baru tau Bernard Batubara mau ada talkshow di Jogja Book Fair jam 3. Yaudah akhirnya karena mager juga (HEHEHEHE) aku milih dateng ke talkshow aja dan ke TBY-nya besok. Ngajak Nung deh tuh yang malah ngebet pengen ketemu mas Bara hahahah. Aku tertarik ikut talkshow soalnya aku punya 3 bukunya dia, dan penasaran aja pengen tau mas Bara in-person. Sekalian pengen minta tandatangan dia. 

Hwoiya sebelum ini aku juga udah ikut talkshow-nya mbak Trinity (penulis The Naked Traveler) sama mbak Nina Moran (yang punya Gogirl! magz) dan dapet booksign dari mbak Trinity! Kebetulan aja loh, beberapa hari sebelum mbak Trinity ini ngisi talkshow, aku beli The Naked Traveler yang edisi pertama. Emang sebelum-sebelumnya aku nggak tertarik baca jadi yaaaa beruntung aja pertama beli langsung dapet booksign wuhuhuhuhui.

Nah kita berangkat ke Jogja Book Fair itu sengaja nelat karena ya faktor mager tadi dan Nung yang masih micek. Kita berangkat jam 4-an gitu lah sampe sana ya udah mau selesai talkshow-nya bahahahaha. Tur rapopo sing penting sempet teko, terhibur, dan dapet booksign~

source: @JogjaBookFair

Habis selese itu cuci mata deh kita masuk ke dalem pamerannya. Cuman ya kudu mimbik-mimbik nahan napsu ora tuku buku anyar. Duit mana duiiiit T^T Etapi aku gagal juga sik, aku beli satu buku hehehehe. Pengkajian Puisi-nya Rachmat Djoko Pradopo. Hehehehehehe. Ben ah.

Habis dari situ aku ke Galeria, soalnya udah ngidam esgrim mekdi lama banget nggak kesampean. Beli deh tuh esgrim. Trus waktu udah abis, langsung cabut lagi kita ke Mie Jakarta Pak Thoyonk di Sagan, nurutin Nung tuh yang dulu belom sempet kesampean makan di sana karena suatu insiden :3

Makan kan tuh kita di sana... Aku pesen yammie apa gitu lupa. Cepet kok datengnya makanannya. Ngggg dan kasinen menurutku hahaha ya mungkin pegawenya ada yang ngebet kawin... Bahahahah. Begitu tersedia makanan di hadapan kita, langsung aku sama Nung khidmat mingkem sambil menikmati pesenan masing-masing. Aku nggak pake saos sama kecap ato semacamnya. Trus Nung semacam protes dikit dan rada maksa aku suruh pake sambel. Tapi aku tetep wegah. Jadi yammie-ku pure gitu nggak pake campuran perasa lain. 

Nah habis beradu argumen nggak penting sama Nung tadi, I'm having a moment of epiphany. Tiba-tiba kepikiran aja gitu di kepala. Sambil makan aku senyum, hey, this is the old me. Yang kalo makan sesuatu nggak pernah pake sambel, saos, kecap. Yang pasti makan apa adanya tanpa tambahan apa-apa.

Jadi gini, selama sekitar 3 tahunan ini aku memberanikan diri mencoba banyak hal baru. Ya contohnya itu tadi, aku makan pake tambahan perasa lain. Dan ternyata nggak buruk kok. Malah aku cenderung suka. Trus aku juga belajar suka makan segala jenis sambel, padahal sebelumnya aku anti banget sama yang namanya sambel. Pokoknya aku mencoba beradaptasi dengan segala hal baru yang aku dapet dari temen-temenku yang baru juga.

Dan aku jadi lebih open-minded juga dengan segala hal baru. Nggak kayak dulu, yang bakal menolak mentah-mentah kalo aku belom pernah nyoba hal itu. Thanks banget lah pokoknya buat semua temen-temen di SMA yang memperkenalkan aku ke dunia baru. :)

Tapi, 'aku yang baru' ini bukan berarti jauh dari kesalahan atopun hal-hal jelek juga lho. Aku masih dalam proses belajar. Belajar apa aja. Belajar nerima apa aja. Belajar mengenal apa dan siapa saja. Dan kadang dalam prosesnya itu, aku nggak jarang jatoh dan terluka. Seperti beberapa waktu lalu. Aku yang cenderung loner dan always mind-my-own-business ini sempet lengah. Aku melakukan suatu kesalahan yang menurutku itu fatal banget. Aku sempet tergantung pada orang lain. Itu kesalahan yang kuanggap paling fatal dalam sejarah emosionalku. Karena apa, kayak lagunya Heart:

Till now, I always got by on my own
I never really cared until I met you
And now it chills me to the bone...

 Dan satu line dari novel Surat Panjang Tentang Jarak Kita yang Jutaan Tahun Cahaya:

Aku terlambat menyadari, aku tak akan selamanya bisa bergantung padamu.

Yeah, exactly like that. Aku udah terlalu tergantung dan waktu orang itu pergi, aku limbung terus jatuh nggak bisa ngapa-ngapain. Setaun ini aku berusaha menggenapkan 'aku', yang dulu selalu luweh sama hal-hal macam ini. Setaun aku berusaha membiasakan diri untuk sendiri lagi karena orang yang pernah jadi sandaranku pergi dan aku tau dia nggak akan pernah balik lagi. Aku nggak bisa bilang ini gampang, karena nyatanya susah banget dan sakitnya pol. Tapi aku tau aku bisa jadi aku yang dulu lagi.

Dan berhasil. Hari ini, jam ini, detik ini, aku berani bilang: the old me is back. Aku berani bilang gitu ya karena a moment of epiphany yang aku alami tadi di warung mie. Ternyata, aku udah nggak peduli lagi sama orang yang pergi tadi itu. Catet: BLASSSSS RAPEDULI (dan ini membawa huge impact pada hidupku, tentu saja). Aku kembali menikmati makananku tanpa tambahan perasa. Aku bisa enjoy maen ke pameran buku, yang menurut aku adalah the best place to hang (and to shop :p). Aku bebas ke mana-mana sendiri. Aku bisa bebas ketawa goblok dan nangis tolol bareng temen-temen baru. Aku bebas ngapain aja, dan berasa tanpa beban. Just like I used to do, in the old days.

HEY! THIS IDIOT GIRL IS BACK TO SCREW THIS LIFE AROUND! :)
 
Free Website templatesFree Flash TemplatesRiad In FezFree joomla templatesSEO Web Design AgencyMusic Videos OnlineFree Wordpress Themes Templatesfreethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree Web Templates