Sabtu, 15 Oktober 2016

to whom it may concern: pt. 5

Tumblr.com

Lately I've started to think about you again. Wait. Am I even allowed to think about you? We've only met twice before, but I have been dreaming, fangirling, researching (because 'stalking' just feels creepy and isn't right for me), etc etc about you. Shit, I'm just realizing it now, that I sound completely crazy. 

Minggu, 09 Oktober 2016

Sebelas



Google

Monster dalam kepalaku tak henti mencaci
memekakkan, teriak datang dari segala penjuru
hujan dan angin kencang tidak meluruhkan kelam yang membayangi,
menggerayangi
seluruh-Ku.

Nama.
Nama... Siapa?
Sebentar, kucari dulu ke sudut pikiranku yang gersang tak tersentuh hujan
Tetapi tiada, siapa?
Siapa?
Tawa riuh menggema dalam tempurung kepala

Entah aku sudah berjalan sejauh mana
Tanah masih basah
Tetes air masih setajam mata panah
terus saja melangkah dengan gelisah
mereka belum menyerah,
dan aku tak boleh lengah

             Nama...

Gemerisik daun merupa orkestra
Membawa nomor lagu gelap
membungkam aksara, menyenandungkan lara

             Siapa...

Mataku memicing ketika setangkai dahan menggores tangan
Rupanya berdarah
terbasuh hujan yang entah kapan reda
Kubiarkan air terus menghapus tetes-tetes merah
sejengkal dari luka yang terasa perih, tertera hitam
011

             Siapa...?

Ada sesuatu di depan sana
Suara-suara
Beberapa sorot cahaya
menuju ke tempat aku berdiri
apakah aku harus lari
atau tetap di sini!?

Kemudian,
satu, dua, tiga
dengan cahaya yang nanar
empat bersamaku
sama-sama terpaku dan membeku.

                                                    Siapa namaku?
                                                    011




9/10/2016 || 11.40 p.m
Masih terpesona dengan serial Netflix
"Stranger Things"
yang awesome tumpah-tumpah.
This is for you, Eleven.
Be safe, wherever you are.

Kamis, 08 September 2016

overwhelmed


Nothingness descends upon me
as I bid farewell to my sanity
Would it be wrong if I let myself
drown in this empty sea
and never to see
again
the dusk and dawn...


8/9/2016
I feel nothing

Senin, 05 September 2016

surat malam ...




Surat Malam untuk Paska (Joko Pinurbo)
Masa kecil kaurayakan dengan membaca.
Kepalamu berambutkan kata-kata.
Pernah aku bertanya: “Kenapa waktumu

kausia-siakan
dengan membaca?” Kau jawab ringan,

“Karena aku ingin belajar membaca sebutir kata
yang memecahkan diri menjadi tetes air hujan
yang tak terhingga banyaknya.”

Kau memang suka menyimak hujan.

Bahkan dalam kepalamu ada hujan
yang meracau sepanjang malam.

Itulah sebabnya, kalau aku pergi belanja
dan bertanya minta oleh-oleh apa, kau cuma bilang,
“Kasih saja saya beragam bacaan, yang serius
maupun yang ringan. Jangan bawakan saya
rencana-rencana besar masa depan.
Jangan bawakan saya kecemasan.”


Kumengerti kini: masa kanak adalah bab pertama

sebuah roman yang sering luput dan tak terkisahkan,
kosong tak terisi, tak terjamah oleh pembaca,
bahkan tak tersentuh oleh penulisnya sendiri.

Sesungguhnya aku lebih senang kau tidur
di tempat yang bersih dan tenang. Tapi kau
lebih suka tidur di antara buku-buku,
dan berkas-berkas yang berantakan.

Seakan mereka mau bicara, “Bukan kau
yang membaca kami, tapi kami yang membaca kau.”

Kau pun pulas. Seperti halaman buku yang luas.
Dalam kepalamu ada air terjun, sungai deras

di tengah hutan. Aku gelisah saja
sepanjang malam, mudah terganggu suara hujan.
(1999)




I keep picturing you
and your voice
your annoying voice
reading this to me
once upon a night
in a tomorrow
or perhaps,
in a false memory.

Sabtu, 03 September 2016

menghentikan waktu

Google

Waktu berdesing
selalu menolak untuk barang sebentar saja bertemu hening
pada tiap hela nafas yang mengembun
pada tiap kata yang kau eja di jendela kereta ini

Samar-samar kita mendengar detak waktu
sambil tidak melepas hangat
menguar dari jari jemari
dari dua pasang mata dan kata-kata

Ketika kemudian kekal yang sebentar
yang sekelebat namun selamanya
waktu terbungkam
oleh ciuman panjang tanpa jeda
yang fana tetapi abadi.



wandering thoughts
3/9/2016
09.05 p.m

Kamis, 14 Juli 2016



Two roads diverged in a yellow wood,
and sorry I could not travel both.
The Road Not Taken - Robert Frost

Jumat, 22 April 2016

Ratu dan dayang-dayang

WHEN IN SEMARANG
saya mau unjuk jari tengah tapi gabole alhasil gitu posenya huft

Kamis, 31 Maret 2016

some...things


Google

Moving forward… It still sounds somewhat strange to me. I guess I’ve never really thought about it before. I am, nay, was the kind of person who would just go with the flow. I (used to) live for today and today only. Oh, dear... You're so naive.

Senin, 25 Januari 2016

shut your face

Selasa, 12 Januari 2016

bukan resolusyen

weheartit.com

  • Movies: Watch at least 100. (come on, in 2015, you've watched more than 100 movies plus tons of those series' episodes, Den!)
  • Series: Finish everything I've downloaded.
  • Books: Menurunkan target dari tahun lalu 50 (yang hanya terpenuhi 43, fakkingsyit) menjadi 35 sajalah syukur-syukur lebih. (oya menyelesaikan semua belasan buku terbeli yang belom dibaca for God's sake!!)
  • Short stories: 15-ish...?
  • Places: Jakarta (plis masa mau 21 belom pernah ke ibukota isin sama pitik), Bandung lagi?, Surabaya? (minta si Upek doooong)
Apalagi ya ntahlah. See you in 2017, bukan resolusyen!

Rabu, 06 Januari 2016

ditulis di sela-sela

Gak motivated banget bacain bahan ujian buat makul EIT sama Educational Research deh bawaannya pengen nyelesein nonton BoJack Horseman sembari curling up in a fetal position. Tsk.
Anggap aja ini post pembuka 2016 yang sebenernya apaansi tapi yaudahlahyaw.

Speaking of 2016,
 
Free Website templatesFree Flash TemplatesRiad In FezFree joomla templatesSEO Web Design AgencyMusic Videos OnlineFree Wordpress Themes Templatesfreethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree Web Templates